ASUS ZenFone Zoom S benar - benar menggoda setiap orang. Ternyata ini nih yang bikin kepo dari ASUS ZenFone Zoom S. Langsung saja yukkk...cekidot
Teknologi SuperPixel menawarkan 12x zoom dan baterai 5.000mAh untuk
hunting foto seharian
![]() |
| Credit to @ASUSIdOfficial |
ASUS kembali merilis update terhadap smartphone fotografinya. Setelah
menghadirkan ZenFone 3, Built for Photography, kini produsen asal Taiwan
tersebut menghadirkan varian terbaru yakni ZenFone Zoom S ZE553KL, smartphone
yang disebut sebagai: Built for Photography dengan fitur dual lens.
Selain dibuat khusus untuk para fotografer profesional
sebagai perangkat pendukung mobilitas, ZenFone Zoom S juga merupakan smartphone
tertipis dan paling ringan di dunia yang dilengkapi dengan baterai berkapasitas
besar, yakni 5.000mAh dan dilengkapi dengan dual-camera system untuk
menghadirkan kesempurnaan foto.
Sistem dual camera inovatif ZenFone Zoom S terdiri dari
dua buah kamera. Sebuah kamera utama dengan aperture f/1.7 serta 25mm
wide-angle dipadankan dengan sensor Sony IMX362 resolusi 12MP dan ukuran sensor
besar yakni 1.4µm pixel (ukuran sensor 1/2.55”) serta sebuah kamera zoom 59mm
12MP dengan dukungan 2,3x optical zoom serta total 12x zoom.
Untuk membuktikan kecanggihan teknologi fotografi yang
ditawarkan, ASUS menggelar campaign Zoom 100 Masters. “Pada campaign kali ini,
kami menggandeng lebih dari 100 fotografer profesional di Indonesia yang
dimotori oleh Darwis Triadi, Roy Genggam dan sederet fotografer terkemuka
lainnya untuk menjajal kemampuan yang ditawarkan oleh ASUS ZenFone Zoom S,”
sebut Galip Fu, Country Marketing Manager ASUS Indonesia.
Hasilnya, Galip menambahkan, ASUS ZenFone Zoom S memang
terbukti mampu untuk memenuhi kebutuhan fotografi mobile mereka. “Sejumlah
mahakarya para fotografer papan atas negeri ini dapat disaksikan pada ajang
ASUS ZenFinity 2017,” tambahnya.
Kamera Mumpuni untuk
Hunting Foto Seharian
“Kombinasi kedua main camera ZenFone Zoom S memastikan
fokus yang tajam dari jarak manapun. ZenFone 3 Zoom juga merupakan model
pertama yang dilengkapi dengan SuperPixel Camera yang memungkinkannya untuk
mengambil foto secara cepat dan jelas di malam hari atau kondisi low-light,”
sebut Galip Fu, Country Marketing Manager, ASUS Indonesia.
Teknologi SuperPixel Camera, tambah Galip, bekerja
dengan mengombinasikan hardware mutakhir dan optimalisasi software ASUS SuperPixel
untuk mendapatkan tingkat sensitivitas cahaya hingga 2,5 kali lebih baik
dibanding smartphone flagship kompetitor, dan hingga 10 kali lipat dibandingkan
dengan smartphone pada umumnya.
ZenFone Zoom S juga diperkuat oleh baterai berkapasitas
besar, yakni 5.000mAh, di atas rata-rata kapasitas baterai smartphone pada
umumnya. Dikombinasikan dengan prosesor yang paling hemat energi saat ini,
yakni Qualcomm Snapdragon 625 yang dibuat dengan teknologi 14 nanometer,
membuat ZenFone Zoom S mampu bertahan hingga 6,4 jam non stop saat digunakan
untuk merekam video 4K Ultra HD, atau waktu standby yang mencapai 42 hari.
“Pengguna juga tidak perlu khawatir, baterai yang tersedia pada ZenFone Zoom S
cukup memadai untuk diajak hunting foto seharian,” ucap Galip.
Baterai berkapasitas besar juga membuat ZenFone Zoom S
bisa berfungsi sebagai powerbank bagi perangkat lain. “Yang paling menarik,
kepadatan kapasitas baterai tersebut membuatnya dapat dipasang di dalam full
metal chassis yang super tipis, hanya setebal 7,9 milimeter dan bobot hanya 170
gram,” sebut Galip. “Ini membuat ZenFone Zoom S sebagai smartphone 5,5 inci
dengan baterai 5.000mAh tertipis dan paling ringan di dunia,” sebutnya.
Dibuat untuk Fotografi
Sempurna
ZenFone Zoom S merupakan smartphone kamera paling
lengkap yang pernah dibuat ASUS. Sejumlah fitur baru telah disematkan untuk
membuatnya tak tertandingi di bidang fotografi mobile. Beberapa di antaranya
antara lain:
·
Dual-camera system. ZenFone Zoom S dilengkapi dengan
fitur baru ASUS SuperPixel Camera untuk fotografi low light yang tak
tertandingi. Selain itu, ia juga masih punya kamera tambahan 12MP dengan focal
length 59 milimeter untuk optical zoom hingga 2.3x dan total zoom hingga 12x.
Kombinasi kedua kamera tersebut membuat ZenFone Zoom S sangat ideal untuk
mengambil objek gambar secara umum dan juga macro hingga sedekat 10cm,
sementara kamera optical zoom sangat baik untuk mengambil objek foto jarak
jauh. Kelebihan utama dengan adanya dua kamera dengan lensa yang focal
length-nya berbeda adalah kemampuannya untuk memungkinkan pengguna berpindah
lensa dan membuat foto dalam perspektif yang berbeda.
·
SuperPixel Camera. ZenFone Zoom S menawarkan
sensitivitas cahaya yang jauh lebih baik dibandingkan dengan smartphone pada
umumnya berkat teknologi ASUS SuperPixel Camera yang bisa mengambil foto secara
cepat dan jelas pada malam hari atau kondisi low-light. SuperPixel Camera
sendiri terdiri dari tiga komponen yakni:
1.
Pixel berukuran besar yakni 1,4 micron. Semakin besar ukuran pixel,
semakin tinggi pula tingkat sensitivitas kamera terhadap cahaya dan menurunkan grainy
atau noise pada foto yang dihasilkan, khususnya foto yang diambil pada
lingkungan low-light. ZenFone Zoom S memanfaatkan sensor Sony IMX362 dengan
pixel sebesar 1,4 micron dan sensor sebesar 1/2.55 inci, yang merupakan salah
satu sensor terbesar pada kamera smartphone. Hasilnya, kamera tersebut sangat
baik di bidang fotografi low-light.
2.
Aperture lensa yang besar yakni f/1.7. Aperture yang besar memungkinkan
semakin banyak cahaya masuk ke sensor sehingga hasil foto menjadi lebih terang.
Ukuran aperture ini lebih baik dibandingkan dengan kamera smartphone lainnya.
3.
Teknologi ASUS SuperPixel. Kombinasi dari ASUS SuperPixel engine hardware
dan image digital-signal-processing software meningkatkan sensitivitas cahaya
hingga 4 kali lebih baik dengan cara mengontrol level ISO secara cerdas saat
memotret, dan menghapuskan noise pada post-shot processing.
·
High Resolution SuperPixel Selfie. Kamera depan ZenFone Zoom S
merupakan salah satu yang terbaik pada smartphone saat ini. Ia menggunakan
sensor Sony IMX 214 dengan resolusi 13MP dan aperture lensa sebesar f/2.0 yang
mampu mengambil foto selfie resolusi tinggi. Dengan teknologi ASUS SuperPixel
yang digunakan, foto bisa dibuat dua kali lebih terang. Ia juga mendukung fitur
baru yang disebut dengan mode ‘screen flash’ yang memanfaatkan layar sebagai
sumber cahaya pada lingkungan berpencahayaan kurang.
·
ASUS TriTech+ Auto-Focus 0,03 Detik. ZenFone Zoom S memiliki sistem
autofocus ASUS TriTech+ yang sudah ditingkatkan dengan tiga teknologi fokus
generasi terbaru. Teknologi tersebut antara lain adalah Dual Pixel PDAF, Laser
Auto-Focus generasi kedua, serta Subject Tracking Auto-Focus. ASUS TriTech+
akan secara otomatis memilih teknologi terbaik yang akan ia gunakan, tergantung
pada subjek. Selain itu, ia juga akan mampu mendapatkan focus sangat cepat,
hingga 0,03 detik, yang merupakan teknik auto-focus tercepat di dunia. Berikut
ini penjelasan masing-masing:
o Dual Pixel PDAF. Tiap pixel pada sensor dibagi ke dalam dua seksi phase-detection yang
bisa mendeteksi pergerakan subjek dengan menganalisa variasi antara pancaran
sinar yang menuju ke kedua sensor. Bekerjasama dengan seluruh 12 juta pixel
lainnya yang ada di sensor, ZenFone Zoom S sanggup mendapatkan phase-detection
autofocus yang sangat cepat, bahkan dalam kondisi low-light.
o Second Generation Laser AutoFocus. Teknologi baru yang menawarkan jarak hingga tiga kali
lebih baik dibandingkan dengan sistem laser focus standar. Ia menawarkan kelebihan
tersendiri, yakni memotret objek dekat, dalam jarak 1,5 meter.
o Subject-Tracking AutoFocus. Sistem ini secara
cerdas melacak pergerakan objek saat pengguna membidik sehingga ia tidak akan
kehilangan fokus. Pelacakan objek aktif secara default baik untuk still image
ataupun video.
·
RAW File Support. ZenFone Zoom S menawarkan kebebasan
pada fotografer untuk memotret dan menyimpan komposisi warna dalam format RAW.
File RAW menyimpan data foto yang diambil oleh sensor kamera secara penuh dan
sangat ideal untuk dimodifikasi lebih lanjut lewat software editing. Pengguna
bisa mengungkapkan detail-detail tertentu di area yang berbayang, atau
memulihkan area yang terdampak over exposure dengan degradasi kualitas gambar
yang lebih rendah dibandingkan dengan editif file JPEG. Dukungan file RAW ini
akan tersedia saat upgrade ke Android 7.0 Nougat.
·
Full Manual Mode. Mode ini memungkinkan pengguna
untuk punya kontrol penuh terhadap setting ZenFone Zoom S yang sangat luas.
Setting yang dapat diubah antara lain adalah white balance, exposure value
(EV), fokus dan setting ISO. Selain itu, pengguna juga bisa memanfaatkan
pilihan shutter-speed yang sangat impresif, mulai dari 1/50.000 detik sampai 32
detik. Pada ZenFone Zoom S, mode ini juga memungkinkan pengguna untuk
mengabaikan pemilihan kamera otomatis dan memilih antara lensa utama yang 25mm
f/1.7 atau lensa zoom 59mm.
Baterai Besar 5.000mAh dan Kemampuan
Reverse Charging
Dengan kapasitas besar mencapai 5.000mAh, baterai
ZenFone Zoom S merupakan salah satu yang terbesar untuk smartphone, dan
merupakan kapasitas terbesar di dunia, di kelasnya. Dikombinasikan dengan
prosesor 14 nanometer bertenaga namun efisien Qualcomm Snapdragon 625, baterai
tersebut memungkinkan ZenFone Zoom S menembus 6,4 jam saat merekam video 4K UHD
atau standby time hingga 42 hari tanpa perlu khawatir kehabisan energi.
Kapasitas baterai besar milik ZenFone Zoom S juga
memungkinkannya berfungsi sebagai powerbank berkecepatan tinggi untuk mengisi
ulang perangkat lain lewat kemampuan reverse-charging. Selain itu, ia juga
merupakan smartphone berbaterai 5.000mAh tertipis dan paling ringan di dunia
dengan ketebalan hanya 7,9 milimeter dan bobot seberat 170 gram.
Display yang Cantik Nan
Kuat
ZenFone Zoom S memiliki display 5,5 inci Full HD dengan
panel AMOLED serta kecerahan 500cd/m2 untuk tampilan terbaik saat aktivitas
outdoor. Tampilan akan terlihat sangat jernih dan kontras serta color gamut
lebih dari 100% cakupan warna NTSC. Layar smartphone juga mendukung blue-light
filter yang mencegah kelelahan mata saat melihat layar dalam waktu yang lama.
ZenFone Zoom S juga merupakan salah satu smartphone
pertama yang menggunakan lapisan Corning Gorilla Glass 5 di bagian cover
panelnya yang membuatnya 70% lebih kuat saat terjatuh dibandingkan dengan
generasi Gorilla Glass sebelumnya. Panel ini juga telah dibuat dan dibentuk
sedemikian rupa sehingga pas dengan body smartphone yang cantik dengan balutan
aluminium-alloy dengan finishing sanblast. Sensor fingerprint juga ditempatkan
secara nyaman di bagian belakang smartphone untuk aksesibilitas yang mudah.
Berikut ini spesifikasi teknis ASUS ZenFone Zoom S:
|
Model
|
ASUS ZenFone Zoom S ZE553KL
|
|
CPU
|
Qualcomm
Snapdragon 625 Octa-core 14nm processor, 8x
2.0GHz with FinFET LPP (Low Power Plus) powersaving technology
|
|
GPU
|
Adreno™ 506
|
|
RAM
|
4GB RAM
|
|
Storage
|
eMCP 64GB + 5GB ASUS WebStorage +
100GB Google Drive (free for 2 years)
|
|
MicroSD
|
Supports up to 2TB
|
|
Connectivity
|
802.11 b/g/n, Bluetooth 4.2, Wi-Fi
direct
|
|
Network
|
FDD-LTE (Bands 1, 3, 5, 8), TD-SCDMA (Band 40), WCDMA (Bands 1, 5, 8), GSM (850, 900, 1800, 1900 MHz), LTE Cat4: UL 50 / DL 150
Mbps (WW/US/BR/IN/ID version), DC-HSPA+: UL 5.76 / DL 42
Mbps
|
|
SIM Cards
|
SIM 1: 2G/3G/4G Nano SIM Card, SIM 2: 2G/3G/4G Nano SIM Card, Dual SIM dual standby (Only use the Nano SIM card or the MicroSD card at a time). Both SIM card slots support 3G WCDMA / 4G LTE network band. But only one
SIM card can connect to 3G WCDMA / 4G LTE service at a time.
|
|
Navigation
|
GPS, A-GPS, GLONASS, BDSS
|
|
Display
|
5,5” FHD (1920 by 1080) AMOLED display, 500nits brightness, Corning®
Gorilla® Glass 5 for best screen protection, Over 100% NTSC high color gamut
display, Bluelight filter for eye care, 10-finger capacitive touch,
Fingerprint and smudge-resistant oleophobic coating, Slim bezel (2.08mm),
76.5% screen-to-body ratio
|
|
Video
|
4K video recording (3840 by 2160) at
30fps, 1080p HD video recording at 30fps, 720p HD video recording at 30fps, 3-axis electronic image stabilization, Take still photo while recording video
|
|
Battery
|
5.000mAh (non-removable) + Reverse Charging
|
|
Main Camera
|
12MP,
f/1.7 aperture Sony
IMX362 sensor (1/2.55" large sensor size, 1.4µm large pixel size), Focal Length 25mm, 6p lens, 82° field of view, 4-axis, 4 stops Optical
Image Stabilization for steady photos, 3-axis Electronic Image Stabilization
for shake-free videos, 4K UHD (3840 by 2160) 30 frame per second video
recording, Color correction (RGB) sensor for the best white balance and
natural-looking colors, Dual-LED real tone flash, ASUS Exclusive TriTech+
Auto Focus system with 0.03s instant focus, ASUS SuperPixel™ Technology for 2.5
times light sensitivity
|
|
Zoom Camera
|
12MP,
12x total zoom, 2.3x optical zoom, Focal length 59mm, 5p lens
|
|
Front Camera
|
13MP, Sony IMX214 sensor (1/3.06", 1.12um), f/2.0 aperture, Screen flash
|
|
Sensor
|
Accelerator, E-Compass, Gyroscope,
Proximity sensor, Ambient light sensor, RGB sensor, IR sensor, Fingerprint
|
|
OS
|
Android 6.0 with ASUS ZenUI 3.0, upgradable to Android 7.0 Nougat
|
|
Dimension
|
154.3 x 77 x 7.99mm
|
|
Weight
|
170
gram
|
|
Color
|
Navy Black, Glacier Silver
|







Komentar
Posting Komentar